Detak — Keluarga almarhum Rachmat Gobel menyatakan mantan Menteri Perdagangan dan Wakil Ketua DPR RI itu tidak menunjukkan tanda-tanda sakit sebelum wafat di Rumah Sakit Brawijaya, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026).
Putra mendiang, Mohammad Arif Gobel, mengatakan ayahnya dalam kondisi bugar menjelang meninggal dunia.
“Tidak, tidak ada sakit. Hanya memang mungkin ini waktunya lah ya,” kata Arif saat ditemui di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026).
Arif menambahkan keluarga tidak merasakan adanya keluhan medis mendadak seperti sesak napas atau gejala penyakit lain sebelum Rachmat Gobel mengembuskan napas terakhir.
“Memang waktu (tutup usia) tidak ada yang tahu, ya. Namun, alhamdulillah almarhum kembali dalam keadaan yang paling ideal. Tidak ada sakit,” ujarnya.
Kepergian dan Peringatan Keluarga
Bagi keluarga, kepergian Rachmat Gobel meninggalkan duka mendalam. Arif dan saudara-saudaranya menyebut almarhum bukan sekadar kepala keluarga, melainkan juga sosok pembimbing dalam kehidupan.
“Hari ini kami dari pihak keluarga merasa sangat-sangat kehilangan. Kami memohon doa dari seluruh teman-teman semuanya supaya almarhum ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya, diampuni segala dosa, diterima amal ibadahnya, dan dihapuskan segala kekurangan almarhum,” kata Arif.
Profil Singkat
Rachmat Gobel dikenal sebagai tokoh berpengaruh di dunia usaha dan politik Indonesia. Ia lahir dari keluarga perintis industri elektronika Tanah Air; ayahnya, Thayeb Mohammad Gobel, mendirikan perusahaan Panasonic Gobel.
Rachmat meneruskan bisnis keluarga dan juga aktif di ranah publik. Ia pernah menjabat Menteri Perdagangan pada 2014–2015 dan terpilih sebagai Wakil Ketua DPR RI periode 2019–2024 dari Partai NasDem.
Sepanjang kariernya, Rachmat Gobel dikenal menyuarakan penguatan industri lokal, kedaulatan pangan, serta pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan. Kepergiannya yang mendadak dan tanpa riwayat sakit memberi kesan kehilangan bagi keluarga dan publik.
Ikuti Detak
