— Perdagangan saham PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) di pasar negosiasi Bursa Efek Indonesia tercatat aktif pada Jumat (10/7/2026), termasuk transaksi yang berlangsung di bawah harga pasar reguler.

Beberapa transaksi di pasar nego menimbulkan selisih harga signifikan dibandingkan pembukaan saham di pasar reguler pada hari yang sama.

Rincian Transaksi Pasar Nego

Satu transaksi di pasar negosiasi tercatat sebanyak 1.721.611 lot diperdagangkan pada harga Rp172 per saham dengan frekuensi empat kali, sehingga nilai perdagangan mencapai sekitar Rp29,6 miliar.

Sementara itu, total 2.143.903 lot saham RANS diperdagangkan di pasar nego pada harga Rp170 per saham dengan frekuensi 296 kali, bernilai sekitar Rp36,4 miliar.

Debut dan Pergerakan Harga di Pasar Reguler

Pada hari listing, saham RANS langsung dibuka melonjak 34,12% ke level auto reject atas (ARA) di harga Rp228 per saham.

Minat investor terlihat kuat di harga atas, di mana antrean beli mencapai sekitar 20,5 juta lot senilai sekitar Rp440 miliar pada pukul 10.29 WIB.

Detail Penawaran Umum Perdana

RANS menawarkan 2.525.000.000 saham baru atau setara 20,02% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga penawaran Rp170 per saham. Dari penawaran tersebut, perusahaan menghimpun dana sebesar Rp429,25 miliar.

Masa penawaran umum menunjukkan antusiasme pasar: IPO perseroan mengalami kelebihan permintaan dengan hampir satu juta investor mengikuti proses pemesanan.

“Indonesia memiliki talenta kreatif yang luar biasa. Tantangan berikutnya adalah bagaimana kreativitas tersebut dapat berkembang menjadi intellectual property, perusahaan yang dikelola secara profesional, dan pada akhirnya menciptakan lapangan kerja serta nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap perjalanan RANS dapat menjadi salah satu contoh bahwa hal tersebut bukan hanya mungkin, tetapi dapat diwujudkan.”

— Nagita Slavina, Direktur Utama RANS.