— Berikut rangkuman lima berita ekonomi dan investasi paling banyak dibaca hingga Kamis (9/7/2026). Laporan mencakup pergerakan cadangan emas Rusia, langkah korporasi, hingga sentimen pasar saham dan harga perhiasan emas.

Setiap judul menyajikan data dan pernyataan resmi dari perusahaan atau otoritas terkait, memberi gambaran singkat soal dinamika pasar dan keputusan bisnis yang menjadi sorotan investor.

Rusia Lepas Emas Besar-besaran

Bank Sentral Rusia (CBR) melaporkan penurunan cadangan emas pada akhir Juni 2026, menjadi US$298,99 miliar.

Angka itu menandai penurunan selama enam bulan berturut-turut bagi cadangan emas resmi CBR. Pada April 2026, CBR sempat menyampaikan bahwa penurunan tersebut merupakan yang paling tajam dalam seperempat abad.

DSSA Suntik Modal Rp8,5 Triliun ke BMT

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mengumumkan penambahan modal melalui anak usaha PT DSST Mas Gemilang ke PT Bali Media Telekomunikasi (BMT) pada 6 Juli 2026.

Manajemen DSSA menyatakan, “Perseroan, melalui DSST, melaksanakan transaksi ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat fondasi bisnis, memperluas kapabilitas operasional dan teknologi, dan mempercepat integrasi ekosistem digital untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.”

Manajemen menambahkan keyakinan bahwa transaksi akan mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan melalui peningkatan sinergi, optimalisasi sumber daya, serta penguatan posisi dan daya saing perseroan dalam menghadapi perkembangan industri dan peluang pasar.

Harga Emas Perhiasan Terpantau Turun

Harga emas perhiasan tercatat turun serentak di beberapa jaringan ritel pada Kamis siang, 9 Juli 2026. Tren dinamis ini membuat pembeli dan investor perhiasan disarankan memantau harga sebelum mengambil keputusan jual atau beli.

Daftar harga berdasarkan data ritel menunjukkan penurunan pada berbagai kadar karat pada hari tersebut.

Antam Ungkap Jumlah Pemegang Saham

PT Antam Tbk (ANTM) menerbitkan laporan bulanan registrasi pemegang saham per akhir Juni 2026. Jumlah pemegang saham tercatat 265.094 pihak, naik dari 244.558 pada bulan sebelumnya.

Dalam laporan tersebut, PT Mineral Industri Indonesia (MIND ID) tercatat menguasai 15.619.999.999 saham atau 65% saham. Pemegang saham kurang dari 5% non warkat memegang 8.373.081.992 saham atau 34,84%.

Proyeksi Harga Saham Darma Henwa Ditimbang Analis

Saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) mengalami tekanan dalam dua hari perdagangan terakhir, termasuk penurunan 3,87% ke Rp298 pada Rabu (8/7/2026).

MNC Sekuritas menyebut DEWA terkoreksi dan masih didominasi tekanan jual, sehingga merekomendasikan sell on strength pada kisaran tersebut. Sebaliknya, BCA Sekuritas memberi rekomendasi buy setelah menilai kemampuan perusahaan mengeksekusi rencana bisnis dan memperluas basis pelanggan di luar Grup Bumi, sehingga proyeksi pendapatan dan laba bersih dinaikkan dengan target valuasi EV/EBITDA 11,6 kali.