Detak — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat peningkatan rasio kredit bermasalah pada layanan beli sekarang bayar nanti (BNPL) yang disalurkan perusahaan pembiayaan. Kenaikan itu, menurut OJK, dipengaruhi oleh turunnya kemampuan bayar sebagian debitur.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman, menyatakan rasio non-performing financing (NPF) BNPL multifinance naik dari 2,99% pada April 2026 menjadi 3,44% pada Mei 2026.
Agusman mengatakan, “Dipengaruhi antara lain penurunan kemampuan bayar sebagian debitur.” Pernyataan tersebut disampaikan secara tertulis kepada wartawan pada Jumat (10/7/2026).
Upaya Penguatan Manajemen Risiko
Menanggapi kenaikan NPF, OJK mendorong perusahaan pembiayaan memperkuat manajemen risiko. Langkah yang dianjurkan antara lain peningkatan kualitas credit scoring, pemantauan pembiayaan, serta optimalisasi upaya penagihan agar rasio NPF tetap terkendali.
Sebagai langkah kebijakan, OJK menerbitkan Peraturan Anggota Dewan Komisioner (PADK) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Beli Sekarang Bayar Nanti bagi Perusahaan Pembiayaan dan Perusahaan Pembiayaan Syariah. Aturan ini mewajibkan penerapan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran produk paylater, termasuk penguatan credit scoring yang memadai.
“Diharapkan dapat memperkuat kualitas pembiayaan dan membantu menjaga risiko kredit macet BNPL perusahaan pembiayaan tetap terkendali,” ujar Agusman.
Data Pertumbuhan dan Nilai Kredit Macet
Meski kualitas pembiayaan memburuk, penyaluran pinjaman paylater oleh perusahaan pembiayaan tetap tumbuh. Berdasarkan informasi pada SLIK, outstanding pinjaman paylater mencatat kenaikan 53,78% secara tahunan menjadi Rp 13,18 triliun pada Mei 2026.
Pada April 2026, angka outstanding tercatat sebesar Rp 12,93 triliun dengan pertumbuhan 56,92% secara tahunan. Nilai pinjaman macet pada produk paylater di perusahaan pembiayaan juga meningkat, dari Rp 387 miliar pada April 2026 menjadi Rp 453 miliar per Mei 2026.
Ikuti Detak
