— Kredit Pintar menyatakan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) telah mempercepat penyelesaian layanan dan meningkatkan pengalaman pelanggan. Langkah ini berbuah pengakuan regional saat perusahaan meraih tiga penghargaan pada CX Asia Excellence Awards 2026 di Singapura.

Platform pinjaman daring berlisensi dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan itu memperoleh penghargaan Winner – Best Use of AI, Silver – Best Operational Excellence, dan Bronze – Best Intelligent/Virtual Agent.

Penggunaan AI Dalam Layanan

Presiden Direktur Kredit Pintar Ronny Kasim mengatakan AI bukan sekadar tren, melainkan fondasi untuk menghadirkan layanan yang lebih cepat, personal, dan efisien. Ia menekankan teknologi harus menciptakan manfaat nyata bagi pelanggan.

“Ketika teknologi mampu membantu pelanggan memperoleh solusi dengan lebih mudah dan memberikan pengalaman yang lebih baik, di situlah inovasi benar-benar menciptakan nilai,” kata Ronny dalam keterangan pada Jumat (10/7/2026).

Peran Super Kepi

Salah satu produk AI yang dihadirkan adalah Super Kepi, chatbot asisten virtual yang dikembangkan untuk mendukung perjalanan pelanggan secara menyeluruh. Selain menjawab pertanyaan 24 jam, Super Kepi dapat menghubungi pelanggan secara proaktif, menawarkan bantuan pembayaran, dan memberi panduan tepat waktu.

Pendekatan tersebut, menurut perusahaan, memungkinkan solusi yang lebih cepat bagi pelanggan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional layanan.

Fokus Pada Pengalaman Pelanggan

Di tengah persaingan industri pinjaman daring, Ronny mengatakan kualitas pengalaman menjadi pembeda. Investasi pada AI diarahkan bukan hanya untuk mengotomatisasi proses, tetapi juga membantu agen layanan bekerja lebih efektif dan mempercepat pengambilan keputusan.

“Teknologi seharusnya tidak menggantikan sentuhan manusia, melainkan memperkuatnya. Kami memanfaatkan AI untuk menghilangkan proses-proses yang repetitif sehingga tim kami dapat lebih fokus memberikan solusi yang lebih cepat, tepat, dan personal kepada pelanggan,” ujar Ronny.

Performa dan Jejak Bisnis

Kredit Pintar mencatat telah diunduh lebih dari 36 juta kali, memiliki peringkat 4,3 di Google Play Store dan 4,4 di Apple App Store, serta menerima lebih dari dua juta ulasan pengguna di Indonesia.

Pada 2025, perusahaan melaporkan penyaluran pinjaman lebih dari Rp9,5 triliun. Sejak berdiri pada 2017, total akumulasi pinjaman yang disalurkan mencapai lebih dari Rp64 triliun.

Ronny menyatakan keyakinan bahwa Indonesia memiliki peluang besar berkembang sebagai pusat inovasi AI di Asia Tenggara dan menegaskan pemanfaatan AI secara bertanggung jawab dapat memperluas akses layanan keuangan yang cepat, aman, dan berkualitas.

Dia menambahkan, pihaknya berterima kasih kepada pelanggan atas kepercayaan yang diberikan, yang menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan menghadirkan layanan yang lebih mudah, cepat, dan relevan bagi masyarakat Indonesia.