Detak — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis sebesar 6,03 poin atau 0,1% ke level 5.918,47 pada perdagangan sesi I Jumat (10/7/2026). Pergerakan indeks tercatat bervariasi dalam rentang 5.905–5.949.
Perdagangan sesi I ditandai dengan aktivitas yang cukup tinggi. Volume perdagangan mencapai 11,53 miliar lembar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp 4,7 triliun dan frekuensi perdagangan sebanyak 1.264.644 kali.
Tercatat 405 saham mengalami kenaikan, 208 saham turun, dan 171 saham stagnan. Di sisi lain, saham-saham blue chip yang tergabung dalam LQ45 justru melemah 0,03% pada sesi yang sama.
Mayoritas Sektor Menguat
Mayoritas sektor saham menguat pada penutupan sesi I. Sektor properti memimpin penguatan dengan kenaikan 1,22%, diikuti sektor transportasi 1,12%, sektor barang baku 1,09%, sektor barang konsumsi non primer 0,84%, dan sektor energi 0,81%.
Adapun sektor yang melemah adalah sektor kesehatan sebesar 0,46%, sektor perindustrian 0,28%, dan sektor keuangan 0,03%.
Pergerakan Pasar Regional
Indeks saham utama Asia juga sebagian besar menghijau pada sesi yang sama. Shanghai naik 0,76%, Hang Seng melonjak 1,86%, Straits Times menguat 0,43%, dan Nikkei naik 1,79%.
Top Gainers
Sebanyak lima saham menjadi top gainers dengan lonjakan harga antara 22% hingga 34%. Tiga di antaranya bahkan mentok pada batas auto rejection atas (ARA).
- PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) melonjak 34,57% menjadi Rp 218.
- PT Rans Entertainment Tbk (RANS) melesat 34,12% menjadi Rp 228.
- PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) melejit 24,57% menjadi Rp 2.890.
- PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP) meningkat 33,77% ke Rp 103.
- PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) naik 22,86% ke Rp 172.
Top Losers
Di sisi lain, terdapat empat saham yang tergolong top losers karena ambles sampai menyentuh batas auto rejection bawah (ARB).
- PT Niramas Utama Tbk (JELI) ambrol 14,81% ke Rp 1.495.
- PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) turun 14,71% ke Rp 580.
- PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) anjlok 14,55% ke Rp 282.
- PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) jatuh 14,16% ke Rp 1.425.
Ikuti Detak
