— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 11,92 poin atau 0,2% ke level 5.924,3 pada penutupan perdagangan Jumat (10/7/2026).

Penguatan pasar didorong oleh kenaikan beberapa saham LQ45, termasuk PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) yang naik 5,79% dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) yang menguat 4,64%.

Pergerakan Saham Dan Sektor

Sekitar 383 saham naik, 252 turun, dan 330 stagnan pada akhir perdagangan. Total nilai transaksi tercatat sebesar Rp 8.840 triliun.

Mayoritas sektor berakhir menguat dengan sektor energi memimpin kenaikan sebesar 0,9%. Sektor lain yang menguat antara lain barang baku 0,83%, properti 0,8%, keuangan 0,72%, barang konsumen non-primer 0,42%, barang konsumen primer 0,41%, teknologi 0,22%, dan transportasi 0,2%.

Sementara itu, sektor perindustrian melemah 0,48%, sektor kesehatan turun 0,46%, dan sektor infrastruktur turun 0,36%.

Sentimen Pasar

Pilarmas Investindo Sekuritas menyatakan penguatan IHSG sejalan dengan penguatan bursa regional Asia setelah adanya laporan bahwa Amerika Serikat dan Iran akan melanjutkan negosiasi perdamaian.

Perusahaan sekuritas itu juga menyebut adanya sentimen domestik yang positif. Dana Moneter Internasional (IMF) dalam laporan World Economic Outlook Juli 2026 mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,0% pada 2026 dan 5,1% pada 2027, tidak berubah dari proyeksi April 2026.

Menurut Pilarmas, stabilnya proyeksi tersebut menjadi sinyal positif bagi pelaku pasar.

Cuan Besar

Saat IHSG menguat, terdapat lima saham yang mencatat kenaikan harga paling besar dalam sehari, dengan lonjakan antara 21% hingga 34%.

  • PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) naik 34,57% menjadi Rp 218.
  • PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) melonjak 34,12% menjadi Rp 228.
  • PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP) meningkat 33,7% menjadi Rp 103.
  • PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) naik 25% menjadi Rp 2.900.
  • PT Koka Indonesia Tbk (ARTO) terangkat 21,43% menjadi Rp 170.

Sebaliknya, beberapa saham tertekan signifikan pada hari yang sama. PT Niramas Utama Tbk (JELI) jatuh 14,8% menjadi Rp 1.495, PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) turun 14,5% menjadi Rp 282, dan PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) merosot 13,8% menjadi Rp 1.430.

Penurunan lain tercatat pada PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) yang turun 13,24% menjadi Rp 590 dan PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) yang terkikis 9,6% menjadi Rp 410.