Detak — Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan target pertumbuhan ekonomi Kota Bandung mencapai 7–8% pada 2027, sejalan dengan lanjutan pemulihan pascapandemi. Target itu didasarkan pada tren pemulihan yang membaik serta dorongan dari sektor transportasi dan logistik.
Optimisme disampaikan Farhan pada acara Investor Day 2026 di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (30/6/2026). Ia menyebutkan capaian pertumbuhan yang meningkat dalam dua tahun terakhir sebagai alasan keyakinan pemerintah kota.
Angka Pertumbuhan Terkini
Farhan memaparkan perekonomian Kota Bandung menunjukkan tren positif. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi tercatat 4,99% pada akhir 2024, naik menjadi 5,29% pada akhir 2025, dan kembali meningkat menjadi 5,75% pada triwulan I-2026.
“Pertumbuhan ekonomi di awal tahun 2020, akhir tahun 2024 kita hanya 4,99%, akhir tahun 2025 alhamdulillah naik ke 5,29%, triwulan pertama melejit ke 5,75%,” ujar Farhan.
Pengaktifan Kembali Bandara Husein
Pemerintah Kota Bandung memasang harapan pada sektor transportasi dan logistik sebagai mesin pertumbuhan baru. Salah satu upaya utama adalah rencana pengaktifan kembali Bandara Husein Sastranegara.
Farhan menyatakan, beroperasinya kembali bandara tersebut diperkirakan dapat meningkatkan kontribusi sektor transportasi dan pergudangan terhadap perekonomian daerah.
“Nah kami harapkan dengan petunjuk dari presiden yang memungkinkan diaktifkannya kembali Bandara Husein, itu bisa menjadi atau memberikan tambahan kontribusi sektor transportasi dan pergudangan, sehingga insyaallah mudah-mudahan kita sangat berharap kita bisa menemukan angka 6%,” ujar Farhan.
Efek Berganda bagi Sektor Lain
Menurut Farhan, pengaktifan Bandara Husein tidak hanya berdampak pada transportasi, tetapi juga diperkirakan memberikan efek berganda bagi pariwisata, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta industri perhotelan yang menjadi penopang ekonomi Kota Bandung.
Dengan strategi tersebut, Pemerintah Kota Bandung optimistis laju pertumbuhan ekonomi akan terus meningkat hingga kembali ke level sebelum pandemi Covid-19.
“Dan berharap di tahun 2027 proyeksi kita bisa kembali ke angka pertumbuhan 7-8% seperti sebelum Covid,” pungkas Farhan.
