Detak — Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berbalik menguat pada sesi I perdagangan Kamis (2/7/2026). Pada sekitar pukul 10.48 WIB, harga saham tercatat naik 3,41% menjadi Rp 3.940 per saham.
Perdagangan tercatat cukup ramai: sebanyak 109,6 juta saham berpindah tangan dengan frekuensi 19.236 kali dan nilai transaksi mencapai Rp 434 miliar. Kenaikan harga dipicu oleh aksi borong investor; data aplikasi Stockbit Sekuritas menunjukkan posisi net buy sebesar Rp 162,2 miliar, tertinggi di antara saham-saham lain yang mencatat net buy.
Kenaikan tersebut menutup rentetan tiga hari perdagangan sebelumnya di mana saham BMRI berakhir di zona merah.
Bank Mandiri sebelumnya melaporkan kinerja keuangan yang solid. Dalam pernyataan resmi 26 Juni 2026, perseroan menyatakan laba bersih Januari–Mei 2026 mencapai Rp 23,3 triliun, tumbuh 18,6% secara tahunan (yoy).
Perusahaan juga menyebutkan bahwa tren pertumbuhan profitabilitas tersebut menjaga return on equity (ROE) di kisaran 20%.
Dalam riset yang dirilis 2 Juli 2026, Samuel Sekuritas menilai saham Bank Mandiri masih layak dikoleksi dengan rekomendasi buy dan target harga Rp 5.500.
