Detak — Investor asing mencatatkan aksi beli bersih pada perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia, Kamis (2/7/2026). Secara keseluruhan, asing tercatat melakukan net buy sebesar Rp7,75 miliar pada sesi I tersebut.
Salah satu fokus pembelian asing adalah saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), di mana asing mencatatkan net buy senilai Rp125,9 miliar jika dihitung berdasarkan harga rata-rata pada sesi I.
Volumenya mencapai 21,7 juta saham untuk aksi beli asing di BBCA pada sesi I. Pergerakan ini terjadi ketika harga saham BBCA menguat tajam.
Hingga penutupan sesi I, saham BBCA naik 4,02% ke level Rp5.825. Dalam sebulan terakhir, BBCA tercatat menguat 2,1%, namun secara year to date (ytd) tercatat turun 27,8%.
Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan total transaksi saham BBCA mencapai 91,73 juta lembar dengan frekuensi 19,46 ribu kali dan nilai transaksi Rp530,4 miliar.
Pergerakan ini melanjutkan kecenderungan pada perdagangan Rabu (1/7/2026), ketika asing juga banyak membeli BBCA dengan net buy mencapai Rp135,7 miliar.
Proyeksi Harga dan Level Support
CGS International Sekuritas Indonesia memproyeksikan target terdekat saham BBCA berada di kisaran Rp5.717–Rp5.833 untuk perdagangan Kamis (2/7/2026).
Secara teknikal, rumah sekuritas yang sama menyebutkan bahwa area support untuk BBCA berada di rentang Rp5.433–Rp5.517.
